Karya Seniman Indonesia di Kapal Pesiar Terbesar Sejagat

Beetle Sphere karya Ichwan Noor dipajang di Royal Promenade milik Symphony of the Seas.

Makhluk terbesar di lautan lahir April silam: Symphony of the Seas, kapal pesiar yang berbobot lebih dari 230.000 GT, kira-kira 16 kali lebih berat dari KM Sinabung. Ibarat sebuah desa terapung, bahtera gigantik sepanjang 362 meter ini mampu mengangkut 6.780 penumpang yang disebar dalam tujuh distrik. Fasilitasnya antara lain taman air, teater yang memutar film tiga dimensi, hingga wahana-wahana canggih semacam Escape the Rubicon dan Battle for Planet Z. Symphony of the Seas melayani pelayaran dari Barcelona, Roma, dan Miami.

Baca juga: 5 Kapal Pesiar BaruAjang Pemanasan Museum MACAN

Pertunjukan kembang api Symphony of the Seas saat meninggalkan Malaga, Spanyol.

Menariknya, raksasa laut milik operator Royal Caribbean ini juga menyisipkan beberapa instalasi salah satunya adalah Beetle Sphere karya seniman Indonesia, Ichwan Noor. Instalasi berukuran besar yang juga ada di Museum MACAN ini mencuri perhatian karena dipajang tepat di tengah-tengah Royal Promenade. Hal ini tentunya merupakan suatu kebanggaan bagi seniman Tanah Air karena karyanya kian dilirik dan dikenal dunia.

Seniman kelahiran 1963 ini biasanya meramu patung-patungnya menggunakan bahan logam, seperti perunggu dan alumunium, dan resin. Selain menampilkan patung manusia, perupa yang kerap dijuluki “The Maker” ini kerap menampilkan benda-benda yang berkaitan dengan teknologi. Selain itu, karya-karya Ichwan Noor juga rutin menyabet sejumlah pernghargaan, di antaranya Pemenang Pertama Kompetisi Monumen “Kudus Kota Kretek” (2005) dan Karya Terbaik dalam pameran bersama “Art Motoring: Motion & Reflection” (2011).

Informasi selengkapnya, kunjungi Symphony of the Seas.

Tags : kapal pesiar
Comments