Kabin Kelas Bisnis Baru dari Singapore Airlines

Desain mirip cangkang telur kreasi firma JPA Design.

Awal November 2017, Singapore Airlines membuat gebrakan di industri aviasi dengan mengungkap desain kabin baru untuk seluruh armada Airbus 380 mereka. Proyek yang menelan biaya lebih dari empat triliun rupiah tersebut tak hanya menghadirkan evolusi kabin Suite mereka namun juga kabin Kelas Bisnis dan Ekonomi.

Desain kursinya berubah. Desain lama yang mengusung model kotak digantikan dengan desain membulat seperti telur karya firma JPA Design dari Inggris. Jumlah kursinya pun membengkak. Jika dulu satu armada Airbus 380 milik Singapore Airlines mengangkut 66 kursi Kelas Bisnis, kini tiap unitnya menampung hingga 78 kursi. Hal ini sebagai kompensasi dari dipangkasnya jumlah kursi di kabin Suite. Perlu diketahui, kabin Suite dan Kelas Bisnis berada di dek atas dari pesawat superjumbo tersebut.

Dua unit kursi baris tengah yang bisa diubah menjadi double bed.

Tiap kursi kabin Kelas Bisnis dikonstruksi oleh JAMCO Corporation Jepang dengan menghadirkan lapisan kain dan kulit eksklusif serta kerangka terbuat dari material karbon komposit. Tiap unit mengusung lebar 25 inci, cukup lega bahkan untuk mereka yang berbadan agak tambun. Sementara itu, cukup dengan menekan satu tombol, kursi ini bisa diubah menjadi full-flat bed dengan panjang 198 sentimeter. Agar nyaman, Singapore Airlines menggunakan kain keluaran Poltrona Frau untuk melapisi permukaan bangkunya.

Singapore Airlines juga “meniru” desain double bed yang dikenalkan oleh Qatar Airways di kabin Kelas Bisnisnya beberapa waktu lalu. Mengusung tata letak 1-2-1, kini dua kursi di baris tengah bisa diubah menjadi double bed dengan menurunkan sekat privasi. Opsi yang cocok untuk mereka yang bepergian dengan pasangan.

Meski bisa disulap menjadi double bed, kursi baris tengah juga memiliki sekat privasi yang mumpuni.

Kenyamanan menjadi fokus utama bagi Singapore Airlines dalam mendesain kabin baru ini. Sekarang kasurnya sedikit lebih tebal, selimutnya juga lebih nyaman, serta ukuran bantal yang lebih besar. Fitur-fitur tersebut menghadirkan kenyamanan baik ketika penumpang dalam posisi duduk maupun tidur. Usai beristirahat, penumpang dapat menyegarkan diri dengan amenitas dari Penhaligon mulai dari pelembap kulit, penyegar muka, hingga parfum yang telah disediakan.

Untuk urusan perut, Singapore Airlines menghadirkan beragam sajian memikat yang menggabungkan pilihan sajian internasional maupun lokal kreasi tim kulinernya. Menambah kesan elegan, tiap hidangan akan disajikan di piring produksi Narumi, produsen peralatan makan kelas atas asal Jepang. Agar lebih nyaman, meja makan lipat pun kini hadir dengan ukuran yang lebih lapang.

Hidangan disajikan di peralatan makan keluaran Narumi.

Agar perjalanan jarak jauh tak membosankan, Singapore Airlines juga menghadirkan fitur hiburan yang mumpuni, yakni monitor 18 inci dengan ratusan pilihan film dan lagu. Penumpang pun tak perlu repot mengisi ulang daya baterai gajetnya, karena tiap kursi dilengkapi dengan colokan listrik dan USB. Satu hal yang pasti, sekarang tiap kursinya dilengkapi dengan ruang penyimpanan tas yang dapat diakses dengan mudah. Rencananya, penerbangan perdana armada baru ini akan dilakukan untuk rute SingapuraSydney pada 18 Desember 2017. Singapore Airlines sendiri akan merombak ke-14 armada Airbus 380 miliknya hingga 2020 nanti.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Singapore Airlines.



Comments

Related Posts

1422 Views

Book your hotel

Book your flight