Ibu Kota Kazakhstan Ganti Nama

astana, ibu kota kazakhstanLanskap Nursultan dengan gedung-gedung berdesain futuristik.

Pelancong yang berkunjung ke ibu kota Kazakhstan kini tak lagi melihat tulisan Astana di tiketnya. Per 21 Maret 2019, ibu kota negara di perbatasan Eropa dan Timur Tengah tersebut berganti nama menjadi Nursultan.

Pergantian nama tersebut dilakukan untuk menghormati Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev, yang tiba-tiba mengundurkan diri usai menjabat selama 28 tahun. Pria berusia 78 tahun tersebut menjabat terpilih sebagai presiden sejak 1991.

Baca juga: Bangkitnya Pariwisata di Bosnia; Dubai di Kaukasus

Nursultan merupakan presiden pertama Kazakhstan setelah negara tersebut lepas dari Uni Soviet. Sebagai penggantinya, Nursultan menunjuk Kassym-Jomart Tokayev, jubir parlemen, untuk memimpin negara tersebut hingga April 2020.

Astana (atau Nursultan) merupakan kota dengan desain arsitektur memikat. Menarik minat wisatawan dengan bangunan-bangunan bergaya futuristik, Astana merupakan pusat ekonomi dan politik negara tersebut.

Untuk membaca tentang perjalanan kami di Astana dan melihat kemegahan arsitekturnya, klik di sini.

Tags : eropa
Comments