Hotel Four Seasons Jakarta Tutup

  • Lai Ching, salah satu gerai F&B di Four Seasons Jakarta yang menyajikan hidangan khas Cina.

    Lai Ching, salah satu gerai F&B di Four Seasons Jakarta yang menyajikan hidangan khas Cina.

  • Lobby Lounge yang menjadi bagian dari lobi Four Seasons Jakarta yang megah.

    Lobby Lounge yang menjadi bagian dari lobi Four Seasons Jakarta yang megah.

  • Fasad Hotel Four Seasons Jakarta.

    Fasad Hotel Four Seasons Jakarta.

  • Kamar dengan desain elegan namun sudah terlihat ketinggalan zaman di tengah persaingan hotel yang sengit di Ibu Kota.

    Kamar dengan desain elegan namun sudah terlihat ketinggalan zaman di tengah persaingan hotel yang sengit di Ibu Kota.

Click image to view full size

Pengujung tahun 2014 sepertinya menjadi titik baru bagi jaringan hotel internasional Four Seasons di Jakarta. Pada 28 Desember 2014, grup hotel asal Amerika Serikat ini secara resmi menutup properti satu-satunya di Ibu Kota. Hotel yang bersemayam di kawasan Segitiga Emas Kuningan ini bakal menghentikan operasionalnya selama tiga tahun untuk renovasi.

Hotel Four Seasons Jakarta pertama kali dibuka pada 1995 dengan nama The Regent Jakarta. Pada 2004 banjir besar Jakarta merendam lobi dan ballroom hotel tersebut. Pasca-renovasi untuk memulihkan kondisi ballroom dan lobinya, hotel ini akhirnya berubah nama menjadi Four Seasons Jakarta. Terkenal dengan pelayanannya yang prima, hotel bisnis ini secara cepat menjadi favorit para pelancong bisnis domestik dan internasional. Hotel Four Seasons Jakarta memayungi  365 kamar dan suite dengan luas mulai dari 55 meter persegi. Kamarnya mengusung desain elegan dengan lantai dilapisi karpet tebal. Tak hanya kamar dan pelayanannya yang membuat tamu betah datang ke sini. Gerai F&B di Hotel Four Seasons Jakarta juga sukses menggaet pelanggan-pelanggan loyal. Dapurnya sempat dikomandani oleh Vindex Tengker, salah satu koki paling berpengaruh di Indonesia. Melalui tangan dinginnya, Seasons Café berubah menjadi tempat Sunday Brunch dengan menu impresif. Sementara, The Steak House kerap membawa pulang penghargaan sebagai restoran steik terbaik dari sejumlah majalah gaya hidup dan institusi kuliner di Ibu Kota.

Seperti dikutip dari situs resminya, Hotel Four Seasons Jakarta akan buka kembali pada pertengahan 2018 dengan desain baru dan pelayanan yang lebih baik lagi. Four Seasons Jakarta bukan satu-satunya hotel milik grup hotel berlogo daun itu yang tutup tahun ini. Four Seasons rencananya juga bakal hengkang dari Dublin mulai 31 Desember 2014 akibat kondisi perekonomian Eropa yang tengah lesu. Kabarnya, operasionalnya akan diambil alih jaringan hotel bintang lima lainnya.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Four Seasons Jakarta.



Comments

Related Posts

7658 Views

Book your hotel

Book your flight