Garuda Buka Rute ke Labuan Bajo


Pesawat turboprop dengan teknologi canggih dan kabin luas. Kapasitasnya 70 penumpang, semuanya kelas ekonomi.

  • Pesawat turboprop dengan teknologi canggih dan kabin luas. Kapasitasnya 70 penumpang, semuanya kelas ekonomi.

    Pesawat turboprop dengan teknologi canggih dan kabin luas. Kapasitasnya 70 penumpang, semuanya kelas ekonomi.

  • Para tamu kehormatan ketika meresmikan rute Denpasar-Labuan Bajo-Bima-Denpasar.

    Para tamu kehormatan ketika meresmikan rute Denpasar-Labuan Bajo-Bima-Denpasar.

Click image to view full size

Komitmen Garuda Indonesia untuk menyatukan langit wilayah-wilayah di Indonesia semakin besar. Maskapai penerbangan nasional ini baru saja meluncurkan rute Denpasar-Labuan Bajo-Bima-Denpasar yang dilayani oleh armada anyar ATR 72-600.

Peresmiannya dilakukan pada 2 Desember 2013 silam di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu; dan Wakil menteri Perhubungan, Bambang Susantono. Hadir pula dalam kesempatan itu Duta Besar Prancis untuk Indonesia Corinne Breuze dan CEO pabrik ATR, Philipo Bagnato.

Dalam sambutannya, Emirsyah mengungkapkan, bahwa peluncuran rute baru tersebut merupakan kelanjutan Garuda untuk terus meningkatkan konektivitas wilayah Indonesia sesuai dengan MP3EI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia).

Mereka lalu mencoba pesawat berkapasitas 70 penumpang tersebut dengan melakukan penerbangan pergi-pulang rute baru itu. Kelak, rute ini akan dilayani satu kali per hari dengan jadwal keberangkatan dari Denpasar pukul 8:00 WITA, dan tiba di Labuan Bajo pada 9:30. Selanjutnya, pesawat akan bertolak ke Bima pada 11:00 dan tiba di tujuan pada 11:30. Setelah istirahat sejenak, pesawat akan kembali ke Denpasar pada 14:30 dan tiba pada 15:45.

Desain Khusus
ATR72-600 adalah pesawat baling-baling dengan teknologi canggih dan mulai dipasarkan pada 2010 silam. Untuk destinasi ke Labuan Bajo dan Bima, pesawat ini mengalami perombakan khusus di bagian bagasinya agar mampu memuat papan selancar. Seperti yang diketahui, kedua destinasi tersebut terkenal akan keindahan marinenya yang memesona. Labuan Bajo, selain terkenal dengan komodonya, juga merupakan destinasi andalan para penyelam. Sedangkan Bima adalah gerbang menuju pantai-pantai berombak menjulang favorit peselancar dunia. Selain itu, kabar baiknya, Garuda juga membebaskan biaya bagasi tambahan untuk peralatan olahraga seperti papan selancar, peralatan selam, dan lain-lain sebagai komitmennya mendukung perkembangan pariwisata Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi garuda-indonesia.com.



Comments

Related Posts

2512 Views

Book your hotel

Book your flight