Galeri Seni Prestisius Bakal Dibuka di Paris


Fasad Bourse du Commerce. Interiornya akan dirombak oleh arsitek Jepang. (Foto oleh Mairie de Paris)

Paris sudah punya Museum Louvre dan Museum Louis Vuitton. Tapi hal itu nampaknya belum cukup untuk terus menarik pencinta karya seni. Francois Pinault, pemilik rumah lelang Christie’s, baru saja mengakuisisi gedung Bourse de Commerce di pusat kota tersebut untuk dijadikan museum.

Rencananya, museum tersebut akan digunakan untuk memajang koleksi-koleksi Francois yang kini disimpan di museum privatnya di Venice. Pria berusia 79 tahun itu memiliki ratusan karya seni modern, seperti buatan Mark Rothko hingga Damien Hirst. Jika ditotal, nilai koleksinya mencapai 1,4 juta dolar.

Menariknya, Bourse de Commerce bercokol hanya beberapa ratus meter dari Pompidou Centre, sentra karya seni kontemporer terbesar di Eropa. Walikota Paris, Anne Hidalgo, mengatakan proyek Francois ini bakal membuat Paris diperhitungkan di kancah seni modern global.

Proyek akuisisi dan renovasi ini akan melibatkan arsitek Jepang, Tadao Ando, untuk mendesain interior bangunannya. Tadao adalah otak di balik bangunan-bangunan ikonis di Jepang termasuk Tokyo Skytree. Rencananya, museum ini bakal dibuka untuk publik pada 2018.



Comments

Related Posts

1374 Views

Book your hotel

Book your flight