Checking In: Alila Bangsar

Mengawali ekspansinya di Malaysia, Alila kini hadir di kawasan Bangsar yang kian trendi.

Interior kamar kategori Deluxe Studio.

Oleh Karina Anandya

Lokasi
Hotel yang bersarang di antara Brickfields dan Little India KL ini menempati lantai 35 hingga 43 gedung The Establishment. Layaknya Tiong Bahru di Singapura, Bangsar di Kuala Lumpur telah menjelma menjadi sentra kafe, restoran, dan butik trendi. Hanya berjarak sekitar 10 menit berkendara, tamu dapat mengakses pusat perbelanjaan seperti Bangsar Village dan Mid Valley Megamall, serta beragam pilihan kuliner yang tersebar di kawasan hipster tersebut dengan menumpang shuttle gratis hotel. Alila Bangsar berjarak 45 menit berkendara dari Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Area lobi yang dicetak lapang dan dilengkapi dengan jendela besar untuk memaksimalkan penetrasi cahaya natural.

Desain
Dari luar, fasadnya yang gelap seperti selayaknya city hotel: bangunan pencakar langit bergaya kontemporer. Desainnya diserahkan kepada Lyndon Neri & Rossana Hu. Menjejakkan kaki ke dalam lobi di lantai 41, tamu akan disambut dengan ruangan bergaya minim sekat lengkap dengan sky lobby yang menyajikan pemandangan kota Bangsar. Sesuai dengan konsepnya sebagai hotel urban, nuansa modern namun elegan begitu kental diaplikasikan di dalam ruangan. Mulai dari jendela-jendela besar untuk pencahayaan maksimal, hingga lorong-lorong menuju kamar yang dicetak lebar atau penggunaan warna-warna netral dan material kayu yang menambah kesan sejuk.

Tiap kamar mengusung desain kontemporer dengan sentuhan material kayu dan warna cokelat yang lembut.

Kamar
Hotel yang diresmikan Mei 2018 silam ini menampung 143 kamar dengan enam kategori. Mulai dari Studio, Balcony Studio, Studio Deluxe, Studio Deluxe Corner, Bangsar Suites dan Alila Suites. Kamarnya dicetak lapang dengan luas mulai dari 38 hingga 252 meter persegi. Masing-masing kamar dipercantik oleh furnitur kayu bergaya kontemporer minimalis, satu set dan meja kursi, serta LED TV. Selain itu, tiap unitnya juga disematkan amenitas baku yang impresif, antara lain WiFi, mesin peracik kopi dan teh, serta toiletries berbahan organik. Namun, Alila Bangsar tidak menyediakan bathub di semua kamarnya. “Tidak ramah lingkungan,” pungkas Andrea Lynn Pereira, selaku Marketing Communications Manager. Selain itu, tamu juga tidak akan menemukan secarik kertas pun di dalam kamar.

Kiri-kanan: Area kolam renang; sky lobby yang terletak di lantai 41.

Fasilitas
“Alila Bangsar merupakan hotel urban yang juga berorientasi kepada tamu bisnis dan pasangan. Oleh karena itu hotel ini juga memiliki fasilitas yang mumpuni,” ujar Andrea. Hotel ini dilengkapi dengan kolam renang luas di lantai 40, pusat kebugaran, dan The Pool Bar yang berfungsi sebagai wadah kongko tamu. Yang menarik, di tiap lantai tersedia ruang tamu dan minibar yang tersedia aneka makan camilan, susu, kopi, dan teh yang dapat diambil kapan saja oleh tamu. Untuk keperluan bisnis, Alila menawarkan tiga ruang rapat serta satu boardroom.

Interior restoran Entier.

Kuliner
Berstatus restoran utama, Botanica + Co yang berada di lantai paling bawah, menyajikan beragam kuliner Barat dan Asia. Untuk cita rasa yang lebih berkarakter, Entier menyuguhkan hidangan Prancis racikan koki Masashi Horiuchi, yang sebelumnya bekerja sebagai sous-chef di restoran L’Atelier de Joël Rubuchon di London. Selain itu, tamu dapat menikmati aneka koktail lezat di Pacific Standard dan rooftop bar, Lido.

East Side, 58, Jalan Ang Seng, Kuala Lumpur; alilahotels.com; +603/2268-3888.

Comments