Bianglala Dotonbori Kembali Beroperasi

DestinAsian IndonesiaKincir angin Dotonbori yang beroperasi kembali mulai 19 Januari 2018. (Foto oleh Japan Times)

Hampir seluruh turis yang berkunjung ke Osaka pasti menyadari keberadaan bianglala yang bersemayam tak jauh dari baliho Glico Man. Namun, hanya sedikit yang menyadari bahwa bianglala ini merupakan wahana sungguhan. Kebanyakan menduga kincir tersebut hanya sebuah simbol dan dekorasi semata karena berbentuk lonjong bak kapsul raksasa dengan warna kuning menyala—yang tak jarang disebut dengan Ebisu Tower.

Pertama kali dibuka pada 2005, Bianglala Dotonbori yang menempel pada fasad pusat perbelanjaan 24 jam Don Quijote ini ditutup tiga tahun kemudian karena alasan infrastruktur. Setelah nyaris hiatus selama satu dekade, kini bianglala yang terletak di tepi Sungai Dotonbori tersebut kembali beroperasi pada 19 Januari 2018 silam. Renovasi masif wahana setinggi 77,4 meter dengan 32 kapsul yang masing-masing bisa menampung empat penumpang ini menelan biaya Rp30 miliar. Sampai saat ini, sudah lebih dari 4.000 pendaftar yang ingin mencoba wahana unik yang tiketnya dibanderol Rp75.000 per orang tersebut.

Comments