Bandara Hong Kong Kembali Beroperasi

Ribuan demonstran yang memenuhi jalanan Hong Kong. (Foto: Erin Song)

Sejak awal Juni 2019, warga Hong Kong melakukan demonstrasi besar-besaran terkait penolakan rancangan undang-undang ekstradisi. Aksi demo yang telah memasuki minggu ke-10 tersebut menuntut penghapusan RUU Ekstradisi Tiongkok. Jika undang-undang tersebut disahkan, tersangka yang diburu Beijing bakal diekstradisi ke Tiongkok untuk diadili dan dihukum. Bagi demonstran, RUU itu merupakan kemunduran demokrasi yang sudah tercipta di Hong Kong.

Unjuk rasa yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan ini disebut-sebut sebagai aksi demo terbesar sejak 1997.  Gelombang protes terus meluas hingga berkembang menjadi gerakan menuntut reformasi demokrasi, termasuk mendesak Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam untuk mundur.

Demonstran kerap bentrok dengan polisi. Mereka bahkan melempari barikade aparat dengan batu, yang dibalas oleh kepolisian dengan menembakkan gas air mata serta peluru karet.

Tak puas merangsek gedung pemerintahan dan transportasi umum, pengunjuk rasa juga berusaha ‘melumpuhkan’ Bandara Internasional Hong Kong dengan memadati aula kedatangan bandara. Pihak demonstran ingin menunjukkan kepada wisatawan dan dunia bahwa Hong Kong sedang tidak aman, dan betapa mengerikannya perlakuan pemerintah dan polisi di wilayah ini. Akibat aksi ini, demi alasan keamanan, pihak otoritas bandara resmi membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Hong Kong pada 12 Agustus 2019.

Mengutip dari BBC, salah satu penumpang menuturkan situasi di bandara sangat kacau. Akses internet dan telepon juga terbatas, sementara para staf bandara dan maskapai terlihat kewalahan. Meski begitu, para penumpang diimbau untuk tetap berada di zona aman dan tidak masuk atau mendekati area demonstran.

Baca juga: Teknologi Terbaru Bandara Hong Kong; 20 Bandara Tersibuk di Dunia

Setelah mengalami penutupan total, akhirnya Bandara Internasional Hong Kong kembali dibuka pada Selasa, 13 Agustus 2019 pukul 06:00 waktu setempat. Namun, pihak bandara memperingatkan bahwa jadwal penerbangan belum sepenuhnya pulih.

Comments