Awards

DestinAsian Indonesia Raih Dua Trofi Menteri Pariwisata

Pada Selasa, 17 November 2015, bertempat di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, majalah DestinAsian Indonesia menerima dua trofi Menteri Pariwisata dalam ajang Anugerah Pesona Bahari 2015.

Trofi diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya. Anugerah Pesona Bahari 2015 adalah ajang apresiasi yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata bagi karya‐karya jurnalistik bertema wisata bahari yang dipublikasikan sejak 1 Januari hingga 15 September 2015. Penghargaan terbagi ke dalam tiga kategori: surat kabar, majalah, dan online.

Dalam Anugerah Pesona Bahari 2015, DestinAsian Indonesia menempatkan dua artikelnya di posisi pertama dan kedua di kategori majalah. Posisi pertama didapat oleh artikel berjudul Misteri Tomini yang ditulis oleh Cristian Rahadiansyah dan dimuat di edisi Mei/Juni 2015. Sementara posisi kedua ditempati oleh artikel bertajuk Tanah Nisbi Gwanabai yang ditulis oleh Fatris MF serta tayang di edisi Juli/Agustus 2015.

Posisi ketiga di kategori majalah ditempati oleh Kartini. Untuk kategori surat kabar, posisi pertama dan kedua direbut oleh Kompas, kemudian Koran Tempo di posisi ketiga. Sementara di kategori online, posisi pertama ditempati oleh Liputan6.com, disusul oleh FloresBangkit.com dan TribunJateng.com.

Anugerah Pesona Bahari 2015 diikuti oleh media massa di Indonesia yang mengirimkan total 209 karya. Seluruh karya dievaluasi oleh dewan juri yang terdiri dari Didien Junaedy (Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), Raymond T. Lesmana (Ketua Yayasan Cinta Bahari Indonesia), Krishna Nur Pribadi (Pengurus Badan Promosi Pariwisata Indonesia), Arifin Hutabarat (wartawan pariwisata) dan Esthy Reko Astuty (Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara).

Untuk membaca dua artikel DestinAsian Indonesia yang memenangkan penghargaan, silakan klik tautan berikut:

Informasi lebih lanjut, kunjungi DestinAsian.co.id, atau hubungi Darwin Chang, Marketing Communications Manager di email [email protected]

Comments