Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

9 Lokasi Syuting Crazy Rich Asians di Singapura

Oleh Samantha Francis

Film Crazy Rich Asians tak hanya dipuji sebagai film besar produksi Hollywood pertama yang seluruh pemainnya merupakan aktor dan aktris Asia sejak The Joy Luck Club yang dirilis pada 1993, namun juga sebagai film Hollywood berbiaya besar pertama yang pengambilan gambarnya hampir seluruhnya dilakukan di Singapura.

Diadaptasi dari novel berjudul sama karya penulis Singapura, Kevin Kwan, film yang disutradarai oleh Jon M. Chu tersebut menceritakan tentang kehidupan Rachel Chu (diperankan oleh Constance Wu) yang menemani kekasihnya, Nick Young (diperankan oleh Henry Golding), menghadiri pernikahan sahabat Nick di Singapura. Cerita dan drama bergulir setelah Rachel mengetahui bahwa keluarga kekasihnya adalah salah satu keluarga terkaya di Asia.

Berikut lokasi-lokasi di Singapura yang dijadikan sebagai tempat syuting film yang akan dirilis di Indonesia pada September 2018 tersebut yang kami tampilkan berdasarkan video promosinya:

Rachel dan Nick di salah satu kamar di Raffles Singapore. (Foto oleh Warner Bros. Pictures)

1. Raffles Hotel
Hotel ini merupakan tempat menginap Rachel dan Nick saat berkunjung ke Singapura. Dibangun pada 1887, hotel ini secara tidak langsung menjadi salah satu ikon kota. Saat ini, hotel tempat asal koktail Singapore Sling tersebut tengah direnovasi dan akan kembali beroperasi pada akhir tahun dengan tiga tambahan kategori suite. Selain nilai sejarahnya yang tinggi, hotel ini juga pernah ditinggali oleh tokoh-tokoh kenamaan dunia mulai dari Elizabeth Taylor, Michael Jackson, Charlie Chaplin, hingga Pangeran Williams dan Kate Middleton.

2. Bandara Internasional Changi
Sebagai gerbang utama untuk masuk dan keluar Singapura, tak heran bila bandara ini ditampilkan dalam film. Di dunia nyata, bandara ini sudah enam tahun menyabet gelar sebagai bandara terbaik di dunia berkat fasilitasnya yang sangat memanjakan penumpang, mulai dari bioskop 24 jam, kolam renang, ruang istirahat, serta instalasi seni menawan.

Fasad CHIJMES, salah satu bangunan bersejarah di Singapura. (Foto oleh Warner Bros. Pictures)
Interior CHIJMES yang disulap menjadi tempat pemberkatan di dalam film. (Foto oleh Warner Bros. Pictures)

3. CHIJMES di Victoria Street
CHIJMES atau Covent of the Holy Infant Jesus Middle Education School merupakan sekolah menengah dengan bangunan bergaya neo klasik. Sebelum menjadi sekolah, gedung tersebut berfungsi sebagai asrama Katolik. Di film, gedung dengan halaman luas ini menjadi lokasi resepsi Araminta Lee (diperankan oleh Sonoya Mizuno) dan Colin Khoo (diperankan oleh Chris Pang), sahabat Nick.

Lokasi penggambilan gambar di Newton Food Center. (Foto oleh Warner Bros. Pictures)

4. Newton Food Center
Apa artinya Singapura tanpa kedai kaki lima? Di novel, Rachel dan Nick diceritakan berjumpa dengan Colin di sebuah pujasera. Newton Food Center merupakan lokasi ideal untuk mewujudkan adegan tersebut. Pujasera yang baru saja direnovasi tersebut merupakan salah satu pujasera paling tersohor di Singapura. Tempat ini mengoleksi belasan kedai yang menawarkan hidangan lokal menggugah selera, seperti hokkien mee (bihun dimasak dengan telur, daging babi, dan udang) serta sate ayamnya yang terkenal.

Gedung Marina Bay Sands dengan desainnya yang distingtif. (Foto oleh Warner Bros. Pictures)

5. Marina Bay Sands
Tempat ini merupakan destinasi belanja wajib bagi para kaum borjuis di Singapura. Dibuka pada 2010, kompleks ini menaungi sebuah hotel bintang lima, mal, gedung konvensi, serta kasino. Pada 2017, hotelnya dinobatkan sebagai penginapan yang paling sering masuk Instagram. Malnya sendiri menaungi butik-butik internasional seperti Chanel, Piaget, Hermes, hingga satu-satunya butik Louis Vuitton paling artistik di dunia. Untuk urusan kuliner, mal ini juga mengoleksi restoran-restoran besutan koki kelas dunia mulai dari Gordon Ramsay, Wolfgang Puck, hingga Tetsuya Wakuda.

6. Gardens by the Bay
Taman ini menjadi latar dari pesta pernikahan Colin dan Araminta. Dengan luas 101 hektar, lahan hasil reklamasi ini merupakan salah satu taman paling populer di dunia dengan ikon pohon artifisial yang dihiasi lampu warna-warni. Daya tarik lainnya adalah dua kubah yang mengangkangi hutan tropis serta sebuah air terjun buatan.

Rachel dan Peik Lin di Bukit Pasoh Road. (Foto oleh Warner Bros. Pictures)

7. Bukit Pasoh Road
Selain menyoroti lokasi-lokasi populer, film tersebut juga tak ketinggalan menampilkan lokasi yang kini tengah naik daun di kalangan pencinta koktail. Dalam sebuah adegan, terlihat Rachel dan sahabatnya, Peik Lin (diperankan oleh Awkwarfina) tengah menikmati koktail di sebuah bar di Bukit Pasoh Road, Pecinan. Di sini, opsi bar cukup melimpah. Terkadang, lokasinya tersembunyi di gang kecil. Salah satu yang paling populer adalah Gibson Bar dengan menu koktail modernnya serta Flagship yang menawarkan pilihan wiski terbaik.

8. Ann Siang Hill
Area ini merupakan salah kawasan trendi di Singapura. Lokasinya berada di kawasan sibuk Pecinan. Di sini merupakan lokasi adegan ibu Nick, Eleanor Young (diperankan oleh Michelle Yeoh), berjalan-jalan dengan latar bangunan-bangunan kuno berwarna pastel yang sekarang beralih fungsi menjadi butik atau restoran. Nikmati sesi teh sore di PS. Café sebelum melanjutkan jalan-jalan ke Ann Siang Hill Park atau mencicipi koktail di bar-bar selepas mentari terbenam.

Rumah yang dijadikan properti syuting rumah keluarga Peik Lin benar-benar ada di dunia nyata. (Foto oleh Warner Bros. Pictures)

9. The Goh Mansion
Rumah mewah keluarga Goh Peik Lin ternyata merupakan properti asli (meskipun aslinya tidak berlapis emas). Rumah megah yang menjadi lokasi syuting tersebut terletak di Clunny Park. Terkadang, pintu gerbangnya tak terkunci jadi orang bisa melongok ke dalam. Sementara itu, untuk mewujudkan rumah nenek Nick yang glamor sekaligus bersejarah di kompleks Tyersall Park, Warner Bros. melakukan syutingnya di Cheong Fatt Tze Mansion di Penang.

Artikel ini diterbitkan pertama kali di DestinAsian.com.

Show CommentsClose Comments

Leave a comment

0.0/5