7 Maskapai Baru Dunia

Sejak empat tahun lalu, Primera Air terbang dari Denmark, Islandia, dan Swedia.

Berikut beberapa daftar maskapai baru di dunia yang dapat menjadi pilihan Anda dalam bepergian. Beberapa di antaranya merupakan maskapai bujet dengan rute-rute eksotis.

Primera Air
Awalnya, maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Riga, Latvia ini merupakan pesawat charter milik Primera Travel Group, sebuah perusahaan pariwisata Islandia yang terdiri dari operator tur Nordic Solresor, Bravo Tours, Lomamatkat, Heimsferðir, dan Solia. Kemudian, pada Agustus 2014, maskapai ini diresmikan menjadi penerbangan komersil dari kota-kota Nordik: Aalborg; Billund; Kopenhagen; Reykjavík–Keflavík; dan Göteborg yang melayani rute-rute ke Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika. Sejak tahun lalu, maskapai ini kemudian mulai bermarkas di beberapa kota lain di Eropa:  Bandara London Stansted; Bandara Paris-Charles de Gaulle; Bandara Stockholm Arlanda, dan kemudian berencana kembali berekspansi ke Bandara Berlin Brandenburg hingga Brussels menggunakan armada Boeing 737 MAX 9. primeraair.com.

French Bee
Merupakan maskapai bujet jarak jauh pertama milik Prancis yang telah hadir sejak 2016 lalu, French Bee—yang dulu bernama French Blue—bermarkas di Bandara Orly, Paris. Sejak Mei 2018, maskapai ini menghubungkan tiga destinasi populer dunia: Paris, San Francisco dan Tahiti. Menggunakan Airbus A350-900 yang berkonfigurasi 35 kursi premium economy, dan 376 kursi kelas ekonomi. Tiap kursi juga disediakan in-flight entertainment, dan koneksi WiFi secara sonder bayar. frenchbee.com.

Maskapai LEVEL punya tiga markas besar: Barcelona, Paris, dan Wina. (Foto: Airways Magazine)

LEVEL
Maret 2017 silam, International Airlines Group (IAG) resmi merilis maskapai bujet yang bermarkas di Bandara Barcelona El Prat, Spanyol. Uniknya, maskapai ini justru melayani penerbangan jarak jauh dari dari Barcelona ke Los Angeles, San Francisco (Oakland), Buenos Aires, dan Punta Cana. Menggunakan Airbus A330 dengan konfigurasi 21 kursi premium economy dan 293 kursi kelas ekonomi, yang dilayani awak kabin Iberia Airlines. Mulai Juli 2018, LEVEL menambah markasnya di Bandara Orly, Paris—yang dioperasikan oleh maskapai OpenSkies, kemudian dilanjutkan dengan Bandara Internasional Wina. flylevel.com.

Joon
Berasal dari kata jeune—yang berarti muda dalam bahasa Perancis, anak perusahaan Air France ini telah diluncurkan sejak akhir tahun lalu. Paham bahwa aspek kehidupan kian menyorot ke arah generasi milenial, maskapai asal Prancis memiliki target penumpang berusia 18- 35 tahun. Berbeda dengan maskapai lainnya, pramugara dan pramugari Joon mengenakan seragam yang terlihat santai yang mengutamakan kenyamanan. Meskipun merupakan maskapai bujet, Joon diklaim tetap menyajikan produk dan layanan khas Air France. Sampai saat ini, Joon telah melayani rute dari Paris ke berbagai destinasi di Eropa, seperti Barcelona, Istanbul, Berlin, Napoli, Oslo, Lisboa, Roma, sedangkan untuk penerbangan jarak jauhnya tersedia rute ke Fortaleza, Kairo, Cape Town, dan Mumbai. airfrance.fr.

Baca juga: Maskapai Khusus Generasi Milenial7 Tempat Memikat di Kamboja

Airbus A330 milik Air Italy. (Foto: Flight Global)

Air Italy
Resmi melakukan rebranding pada 1 Maret 2018, maskapai yang tadinya bernama Meridiana ini berbasis di di Olbia, Italia. Merupakan anak perusahaan AQA Holding (51% Alisarda dan 49% Qatar Airways), Air Italy merupakan maskapai Italia ketiga yang mengoperasikan penerbangan domestik dan internasional. Sejak Mei 2018, maskapai tersebut telah terbang dari Bandar Udara Internasional Malpensa ke Roma, Napoli, Palermo, Catania, Lamezia Terme. Sedangkan rute jarak jauh, Air Italy telah meresmikan rute Milan-New York, Miami hingga Bangkok menggunakan Airbus A330. airitaly.com.

Cambodia Airways
Maskapai yang berbasis di Phnom Penh ini sudah mulai beroperasi untuk penerbangan domestik pada 10 Juli silam. Menggunakan armada A319, pesawat tersebut menghubungkan Ibu Kota Kamboja dengan Siem Reap setiap hari, sementara rute ke Sihanoukville diterbangkan sebanyak tiga kali per pekan. Dua minggu setelahnya, Cambodia Airways meresmikan rute internasional perdananya ke Makau. Dalam waktu dekat, maskapai bergambar Angkor Wat ini juga berencana melebarkan sayap ke Bangkok, Singapura, Kuala Lumpur, Manila, Taipei, Hong Kong, hingga Korea, Jepang, dan Tiongkok. Selanjutnya, pada 2023, maskapai ini juga berencana membeli 20 Airbus A320 untuk terbang ke rute Australia dan Eropa. cambodia-airways.com.

Peluncuran kembali Zambia Airways bakal diresmikan pada 24 Oktober 2018 mendatang. (Foto: Addis Herald)

Zambian Airways
Setelah berhenti beroperasi sejak 2009, Zambian Airways bakal kembali mengudara pada awal 2019 berkat suntikan modal dari Ethiopian Airlines. Investasi tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian dan pariwisata Zambia. Nantinya, maskapai yang berbasis di Lusaka ini bakal mulai melebarkan sayap ke beberapa kota di Afrika, Eropa, Timur Tengah dan Asia. Namun, sampai saat ini, pihak maskapai masih belum mengumumkan seluruh destinasi yang akan diterbangi oleh Zambian Airways. alternativeairlines.com.

Comments