7 Destinasi Favorit di Thailand

Hua Hin
Hua Hin adalah destinasi akhir pekan yang populer bagi warga Bangkok. Kota resor ini berlokasi di tepi Teluk Siam, sekitar 2,5 jam berkendara arah selatan ibu Kota Thailand. Hua Hin mengoleksi banyak hotel premium. Merek sekaliber Marriott, Anantara, dan Hilton telah menancapkan kukunya di sini. Barai, salah satu tempat spa paling masyhur di Thailand, bersemayam di sini. “Selain pantainya,” tambah Srisuda, “Hua Hin memiliki istana raja. Raja Rama ke-4, 6, dan 9 memiliki istana musim panas di sini. Beberapa di antaranya terbuka untuk turis.” Salah satu istana yang paling terkenal di Hua Hin adalah Klaikangwon. Bangunan yang dikerek pada 1929 ini pernah dihuni oleh mendiang Raja Bhumibol Adulyadej. Desainnya unik. Arsitekturnya mengadopsi langgam Spanyol, sementara interiornya ditaburi pernak-pernik kriya khas Jawa.

Mae Hong So
Cocok bagi kaum petualang, Mae Hong Son menyuguhkan lanskap pegunungan yang memikat di belahan utara Thailand, persis di tepi perbatasan dengan Myanmar. Pada abad ke-19, provinsi ini tersohor sebagai penghasil kayu jati dan habitat gajah liar. Banyak gajah dari tempat ini pernah diberdayakan sebagai kendaraan pasukan kavaleri. Kini, Mae Hong Son merupakan destinasi trekking yang tersohor. Untuk menjelajahinya, Srisuda menyarankan kita berkunjung antara November hingga Januari saat udara relatif sejuk. “Suhu bisa menyentuh angka lima derajat celsius. Sangat menyenangkan,” ungkapnya. Salah satu kuliner lokal yang wajib dicoba adalah mi kari khao soi, masakan yang konon diperkenalkan oleh pedagang muslim asal Burma ratusan tahun silam.

Samut Songkhram
Bagi warga Thailand, Samut Songkhram tersohor sebagai tanah kelahiran Chang dan Eng Bunker, tokoh kembar siam dempet yang memiliki total 22 anak. Tapi Srisuda lebih mengenal provinsi ini sebagai “destinasi terbaik untuk menikmati hidangan laut.” Samut Songkhram terletak di sisi barat daya Bangkok dan bisa dijangkau dengan berkendara selama 60 menit. “Saya dan keluarga suka ke sini jika ingin menyantap hidangan laut. Sajiannya menawarkan karakter yang sangat lokal, harga yang ramah kantong, dan kualitas rasa yang jarang mengecewakan,” tambah wanita bergaya nyentrik ini.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Juli/Agustus 2017 (“Local’s Insight: Thailand”).

Comments