6 Restoran Baru di Bali

  • Penne pasta dengan saus jamur dan sosis daging babi di Bene, Sheraton Kuta.

    Penne pasta dengan saus jamur dan sosis daging babi di Bene, Sheraton Kuta.

  • Suasana di Bene yang hangat dengan hiasan cermin bergaya Renaisans.

    Suasana di Bene yang hangat dengan hiasan cermin bergaya Renaisans.

  • Pemandangan matahari terbenam di Pantai Kuta dari Bene.

    Pemandangan matahari terbenam di Pantai Kuta dari Bene.

  • Steik ala Meja Kitchen & Bar.

    Steik ala Meja Kitchen & Bar.

  • Mural imajinatif di dinding Meja Kitchen & Bar.

    Mural imajinatif di dinding Meja Kitchen & Bar.

  • Selada labu di Meja Kitchen & Bar.

    Selada labu di Meja Kitchen & Bar.

  • Veal osso buco yang lezat karya koki Vittoria Negri.

    Veal osso buco yang lezat karya koki Vittoria Negri.

  • Atmosfer Portabella Bistro dengan interior kayu.

    Atmosfer Portabella Bistro dengan interior kayu.

  • Piza daging kambing dan keju mozzarella di Slippery Stone.

    Piza daging kambing dan keju mozzarella di Slippery Stone.

  • Fasad bangunan Slippery Stone.

    Fasad bangunan Slippery Stone.

  • Aneka canape yang juga tersedia di Slippery Stone.

    Aneka canape yang juga tersedia di Slippery Stone.

  • Seorang pelayan berjalan di antara kursi dan meja makan di Sundara yang menghadap ke Pantai Jimbaran.

    Seorang pelayan berjalan di antara kursi dan meja makan di Sundara yang menghadap ke Pantai Jimbaran.

  • Menu pembuka di Sundara.

    Menu pembuka di Sundara.

  • Kudapan tuna tartar unik di Sundara yang bercita rasa segar.

    Kudapan tuna tartar unik di Sundara yang bercita rasa segar.

  • Suasana sore hari di Sundara. Di musim liburan, restoran ini tak pernah sepi.

    Suasana sore hari di Sundara. Di musim liburan, restoran ini tak pernah sepi.

  • Kolam renang di Sundara yang menggoda.

    Kolam renang di Sundara yang menggoda.

  • Lambargini lamb di Teatro Gastroteque.

    Lambargini lamb di Teatro Gastroteque.

  • Bantal-bantal berwarna merah menghiasi interior Teatro Gastroteque.

    Bantal-bantal berwarna merah menghiasi interior Teatro Gastroteque.

  • Chapau, kudapan khas Teatro Gastroteque yang bentuknya mirip bakpau dan berisi daging.

    Chapau, kudapan khas Teatro Gastroteque yang bentuknya mirip bakpau dan berisi daging.

  • Koleksi wine di Teatro Gastroteque.

    Koleksi wine di Teatro Gastroteque.

  • Burger wagyu di Sundara.

    Burger wagyu di Sundara.

Click image to view full size

Setiap harinya, Bali didatangi sekitar 18 ribu turis. Mereka setidaknya makan dua kali per hari. Sebagian, terutama yang rutin bertandang, ingin mencicipi sensasi baru selain menu-menu klasik lokal yang disajikan Ibu Oka, Bebek Bengil, atau Sup Ikan Mak Beng. Di pulau ini, ruang untuk restoran baru sepertinya masih terbuka.

Industri kuliner merespons positif peluang tersebut. Gerai-gerai baru terus bermunculan, terutama di hotel. Tahun lalu, rata-rata dua hotel baru dilansir per bulannya di Bali, dan masing-masingnya menampung setidaknya satu restoran. Beberapa gerai lain dirintis oleh koki yang awalnya meniti karir di hotel, sebut saja Teatro oleh Mandif Warokka. Di luar itu, ada properti yang merupakan hasil ekspansi dari daerah lain, misalnya Potato Head dan Mozaic Beach Club.

Pertumbuhan properti itu beriringan dengan diversifikasi rasa. Para petualang selera bisa menyantap hampir semua jenis makanan dari lima benua. Kedatangan duta-duta kuliner asing, mulai dari koki hingga mixologist, yang diimbangi dengan pertumbuhan impresif bakat-bakat lokal, telah menjadikan Bali layaknya dapur raksasa yang majemuk. Kini, kita bisa menemukan juru masak asal Eropa yang memasak dendeng balado (Will Meyrick di Mama San); atau sebaliknya, koki lokal yang meracik tapas (Henry Bloem di d’Base). Tahun ini, Diego Martinelli, yang sebelumnya bekerja untuk The Fullerton Hotel di Singapura, akan hijrah untuk menekuni bisnis yang cukup langka: sesi makan malam privat dengan jumlah tamu terbatas.

Pulau Dewata memang telah tertera dalam peta gastronomi internasional. Restoran Michelin sementara ini belum ada. Tapi dalam daftar Michelin Guide, Asia’s 50 Best Restaurant, serta Les Grandes Tables du Monde (Great Tables of the World), pulau ini konsisten menempatkan wakilnya. Di tingkat nasional, Bali dihormati sebagai gudang talenta hebat. Kini, juri ketua Master Chef Indonesia dan President Indonesian Chef Association berasal dari Bali.

Bagi para koki, menyuapi 18 ribu turis per hari tentu pekerjaan yang menantang—dan jauh lebih menantang lagi untuk memuaskan mereka. Berikut enam restoran baru yang mencoba peruntungannya.

Share this Article


Comments

Related Posts

20924 Views

Book your hotel

Book your flight