6 Fakta Unik Buckingham Palace

Para pendukung loyal kerajaan berbaris di atap Buckingham Palace saat kereta kuda melintasi halaman istana ketika perayaan Diamond Jubilee untuk Ratu Victoria (1819-1901) pada 22 Juni 1897. (Foto oleh W. and D. Downey/Getty Images.)

Mulai April 2017, Buckingham Palace akan direnovasi. Berikut enam hal menarik tentang bangunan ikonis Inggris tersebut.

Riwayat
Buckingham Palace bermula dari sebuah rumah yang dibeli oleh George III untuk Ratu Charlotte pada 1761. Pada 1826, hunian ini disulap menjadi istana, kemudian resmi menjadi pusat monarki Kerajaan Inggris sejak 1837.

Spesifikasi
Istana ini memiliki panjang 108 meter, kira-kira dua kali Gedung Putih. Di dalamnya terdapat 775 ruangan, mencakup 19 ruang kenegaraan, 52 kamar tamu dan bangsawan, 188 kamar staf, 92 ruang kerja, dan 78 kamar mandi.

Pengunjung
Buckingham Palace dikunjungi oleh lebih dari 50.000 orang per tahunnya, baik dalam rangka jamuan kenegaraan maupun pesta kebun. Jadwal rutin lain di istana ini adalah audiensi mingguan antara Ratu dan Perdana Menteri Inggris, serta kunjungan resmi duta besar negara asing yang baru saja dilantik.

Atraksi
Changing the Guard merupakan ritual rutin di pelataran Buckingham Palace yang memikat jutaan penonton saban tahunnya. Kecuali saat hujan deras, prosesi ini bergulir sekali per hari sejak April hingga Juli, dan sekali tiap dua hari sejak Agustus hingga Maret. Para pengawal istana ini bisa saja dipasok dari luar negeri, misalnya Jamaica Regiment pada 2007, Royal Gibraltar Regiment pada 2012, serta Royal Regiment Canada pada 2014.

Kontroversi
Meski dijaga ketat, Buckingham Palace sempat beberapa kali kebobolan. Edward Jones menyusup tiga kali antara 1838-1841, dan pernah tertangkap polisi dengan bukti kejahatan berupa pakaian dalam Ratu Victoria. Pada 1982, Michael Fagan menyelinap ke istana, mencuri wine, bahkan sempat berbincang selama 10 menit dengan Ratu Elizabeth.

Berita
Mulai April 2017, Buckingham Palace akan direnovasi secara bertahap. Ditargetkan rampung dalam 10 tahun, proyek senilai $456 juta ini mencakup antara lain penggantian kabel listrik sepanjang 160 kilometer, 6.500 keping stop kontak, dan panel lantai seluas tiga hektare. Ratu Elizabeth akan terus menetap di sini sepanjang proses renovasi.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Januari/Februari 2017. (“Istana Britania”)



Comments

Related Posts

1873 Views

Book your hotel

Book your flight