6 Fakta Airbus 380 Versi Baru Milik Singapore Airlines

Singapore Airlines pertama kali menerima armada Airbus 380 sekitar satu dekade lalu.

Singapore Airlines melakukan terobosan guna memikat para pelanggan. Maskapai ini baru saja merilis desain terkini untuk armada Airbus 380 mereka. Inovasi ini dianggap sebagai tolok ukur untuk layanan premium full-service dalam industri penerbangan kelas dunia. Seperti apa? Kami hadirkan fakta menariknya.

1. Proyek triliunan rupiah

Maskapai nasional Singapura tersebut sepertinya tak bermain-main untuk melahirkan proyek ambisius ini. Demi mendandani 19 armada Airbus 380 miliknya, Singapore Airlines menggelontorkan biaya sebesar $850 juta atau lebih dari empat triliun rupiah!

 

Dua unit Suite yang disulap menjadi satu kamar untuk tamu berpasangan.

2. Desain eksklusif kabin First Class

Dana bombastis tersebut tentu saja dipakai untuk menghadirkan desain baru kabin. Dek atas akan digunakan khusus untuk First Class dan Business Class. Jumlah unit First Class atau yang biasa disebut Suite dipangkas separuhnya menjadi enam Suite per pesawat. Tujuannya untuk menghadirkan ruang yang lebih lega. (Masing-masingnya kini memiliki luas sekitar lima meter persegi dan dilengkapi dengan kasur serta kursi terpisah). Desain interiornya ditangani oleh Pierrejean Design Studio asal Paris. Bangkunya diproduksi oleh Zodiac Seats. Tiap Suite dilengkapi kasur dan kursi dengan penyangga kepala yang nyaman serta lapisan busa tebal. Yang paling menarik, kabin ini mengusung konfigurasi baru. Alih-alih ditata sejajar dengan bodi pesawat, kursinya dibuat melintang dengan posisi penumpang saat duduk dan tidur membelakangi jendela. Desain berani yang dimaksudkan untuk menghadirkan ruang lebih lapang. Untuk hiburan, televisi LCD 32 inci disematkan di masing-masing Suite. Menariknya, bagi mereka yang bepergian dengan pasangan, dua unit Suite kini bisa disulap menjadi satu kabin dengan ukuran ekstra dan tempat tidur double! Melengkapi kemewahan yang ditawarkan, Singapore Airlines menyediakan amenitas dan piyama dari produsen kosmetik Lalique, menggantikan Salvatore Feragamo yang dulu digunakan Singapore Airlines untuk kelas ini.

Desain anyar kursi Kelas Bisnis.

3. Kabin Business Class Anyar

Kabin Kelas Bisnisnya akan diisi oleh 78 kursi dengan konfigurasi 1-2-1. Ini artinya, ruang tiap unitnya akan lebih lega. Masing-masing kursinya didesain oleh JPA Design, firma yang sudah bekerja sama dengan maskapai ini dalam mendesain kabin Kelas Bisnis sejak 1990-an. Di Airbus 380 versi baru ini, legroom antar kursi Kelas Bisnis  membengkak menjadi 50 inci, sedangkan kursinya yang memiliki lebar 25 inci bisa direbahkan secara sempurna—panjangnya mencapai 198 sentimeter. Desain kursinya pun berubah. Kini tiap unitnya mengusung desain kepompong guna menghadirkan privasi lebih. Uniknya, kursi di baris tengah dapat “dilebur” menjadi satu bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan pasangan. (Fitur ini mirip dengan desain kursi Kelas Bisnis terbaru milik Qatar Airways.) Untuk urusan hiburan, tersedia monitor berukuran 18 inci, headphone kedap suara, serta ratusan pilihan film dan musik.

Kiri-kanan: Kursi terbaru kelas Premium Economy; kursi Kelas Ekonomi memiliki ruang penyimpanan tambahan.

4. Renovasi kabin ekonomi

Dek bawah kini sepenuhnya didedikasikan bagi penumpang Kelas Ekonomi. Dimulai dari kelas Premium Economy di bagian depan dengan kursi bergaya baru yang memiliki sandaran kaki dan kepala menyatu dengan kursi. Masing-masing kursi memiliki luas 38 inci serta dapat direbahkan hingga delapan inci. Aksesori seperti monitor 13,3 inci dan headphone berkualitas tinggi pun tersedia. Sementara kursi Kelas Ekonomi pun tak ketinggalan dipermak. Kini, kursi kelas termurah itu lebih ergonomis dengan sandaran kepala gaya baru. Masing-masing kursinya kini dilengkapi dengan monitor berukuran 11,1 inci serta ruang penyimpanan gajet tambahan.

 

Sajian lezat siap memanjakan penumpang kelas premium.

5. Menu premium baru

Selain menghadirkan akomodasi layaknya hotel, Singapore Airlines juga menyuguhkan menu baru layaknya restoran Michelin dunia. Untuk Kelas Utama, aneka hidangan disajikan di peralatan makan produksi Wedwood. Sedangkan untuk Kelas Bisnis, piringnya menggunakan produk Narumi. Guna memanjakan lidah di ketinggian 40.000 kaki, menu premium Singapore Airlines digarap oleh International Culinary Panel yang beranggotakan koki-koki dari penjuru dunia.

6. Memulai debutnya pada rute Singapura-Sydney

Penerbangan perdana Airbus 380 terbaru ini dilakukan untuk melayani rute Singapura-Sydney mulai 18 Desember 2017.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Singapore Airlines.



Comments

Related Posts

2625 Views

Book your hotel

Book your flight