5 Destinasi Favorit di Asia Tenggara

Thailand – Chiang Mai

Bagi Srisuda Wanapinyosak, Deputy Governor for International Marketing Tourism Authority of Thailand, magnet Thailand yang sebenarnya adalah pasar malam, kuliner, dan pantai. Namun, bagi turis yang ingin menikmati suasana berbeda—jika dibandingkan dengan Bangkok, ia merekomendasikan Chiang Mai. Sejak 2014, jumlah penerbangan ke Chiang Mai meningkat, sehingga membuat kota ini kian mudah dijangkau. Ibarat Malang di Indonesia, Chiang Mai merupakan kota liburan yang menawarkan karisma kota tua dan udara sejuk. Kota terbesar di utara Thailand tersebut menawarkan kebun binatang bersejarah, kuil-kuil Buddha, hingga taman nasional dan perbukitan yang dihuni komunitas tribal.

Laos – Vat Phou

Satu-satunya negara tanpa pantai di Asia Tenggara ini mengandalkan warisan sejarah dan budaya guna memikat wisatawan. Salah satu tempat yang paling direkomendasikan oleh Phavanh Nuanthasing, Duta Besar Laos, adalah Vat Phou. Selain reruntuhan candi, kompleks kota tua dengan usia menembus 1.000 tahun ini menampung potongan relief, pahatan, biara, serta permukiman di tepi sungai. Semuanya sudah ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada 2001. “Dulu, menuju ke sini harus lewat Sungai Mekong, tapi kini sudah tersedia jalan yang memudahkan akses ke lokasi,” jelas Phavanh.

Vietnam – Ha Long Bay

Selain dikenal berkat sejarah peperangannya dengan Amerika Serikat, Vietnam juga terkenal akan keindahan alam, penduduk, serta kulinernya. Bagi penyuka wisata alam, dapat mengunjungi salah satu Situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada 1994, Ha Long Bay. Tak hanya menawarkan keindahan alam yang terdiri dari 1.600 bukit karst, kawasan ini juga menyajikan pantai dan alam yang indah dengan biodiversitas beragam. Berjarak 170 kilometer dari Hanoi, tempat ini bisa dijangkau dengan menggunakan mobil atau bus. Opsi perjalanan dengan menggunakan helikopter juga tersedia.

Kamboja – Angkor Wat

“Kamboja punya tawaran yang beragam, mulai dari Situs Warisan Dunia hingga wisata budaya,” ungkap Norng Sakal. Namun, bagi sang Duta Besar, Angkor Wat merupakan situs sejarah yang paling ikonis di Kamboja. Pamornya mungkin setara dengan Borobudur bagi Indonesia. Angkor Wat, candi yang didirikan oleh Raja Suryavarman II, bersemayam di Angkor Archaeological Park, kompleks raksasa seluas 400 kilometer persegi yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia. Untuk menyelami keindahan dan sejarahnya, Norng menyarankan kita menghabiskan waktu antara dua hingga tiga hari. “Di sekitar kompleks ini terdapat banyak penginapan, memudahkan wisatawan saat mengeksplorasi Angkor Wat,” tambahnya. Penjelajahan di sini bisa dilakoni dengan menaiki sepeda atau tuk tuk, tapi Norng menyarankan kita berjalan kaki agar lebih leluasa menghampiri titik-titik yang tersembunyi.

Filipina – Palawan

Menurut Duta Besar Filipina, Maria Lumen B. Isleta, kepulauan masing-masing kepulauan di Filipina memiliki daya tarik tersendiri. Salah satu andalannya adalah Palawan. Bagaikan Raja Ampat versi Filipina, Palawan terkenal akan koleksi satwa lautnya dan keindahan pulau-pulaunya. “Palawan adalah salah satu destinasi selam terbaik di dunia” ucap Maria bangga. Untuk pengalaman liburan terbaik, dia merekomendasikan Tubbataha Reefs Natural Park, kawasan konservasi seluas 130.000 hektare. “Paling ideal datang saat cuaca cerah, dari Februari hingga Maret,” pesan Maria. Tempat lain di Palawan yang diajukan Maria adalah El Nido, lokasi syuting film The Bourne Legacy, yang menawarkan tur melintas gua. “Turnya berdurasi sejam. Atraksi populer bagi mereka yang berbulan madu dan berjiwa avonturir.”



Comments

Related Posts

1722 Views

Book your hotel

Book your flight