5 Alasan Mengunjungi Kamboja

  • Pemandangan kompleks Candi Angkor diambil saat matahari terbit.

    Pemandangan kompleks Candi Angkor diambil saat matahari terbit.

  • Para biksu sedang mengumpulkan sumbangan di tengah kota.

    Para biksu sedang mengumpulkan sumbangan di tengah kota.

  • Royal Palace, salah satu obyek wisata populer di Kamboja.

    Royal Palace, salah satu obyek wisata populer di Kamboja.

  • Pagoda Udong, salah satu dari sekian banyak pagoda di Kamboja.

    Pagoda Udong, salah satu dari sekian banyak pagoda di Kamboja.

Click image to view full size

Sebagai negara dengan masa lalu kelam, Kamboja jarang dilirik para traveler. Apalagi bagi mereka yang tidak tertarik dengan sejarah. Namun sejatinya, Kamboja menyimpan beragam pesona yang sulit diabaikan. Kami mengumpulkan lima alasan untuk mengunjungi negara yang sempat disebut Neraka Dunia selama rezim Khmer Merah ini.

1. Angkor Wat
Ini adalah alasan populer bagi turis untuk mengunjungi Kamboja. Dibangun di abad ke-12, komplek candi ini merupakan yang terluas di dunia. Salah satu candinya, Ta Prohm, menjadi sangat terkenal karena digunakan sebagai lokasi syuting film Tomb Raider yang dibintangi oleh Angelina Jolie. Angkor Wat sangat luas oleh karena itu tidak mungkin menjelajahi semua area dalam satu hari. Saat terbaik untuk mengunjunginya adalah saat matahari terbit. Opsi lain untuk melihat komplek candi ini adalah dengan menggunakan balon udara yang banyak disediakan para operator.

2. Kuliner
Selayaknya Vietnam dan Thailand, Kamboja juga dianugerahi beragam pilihan kuliner mumpuni. Dengan cita rasa mirip masakan asal kedua negara tetangga tersebut, kuliner Vietnam didominasi oleh masakan bersantan. Sebut saja fish amok, kari ikan kaya bumbu; atau Khmer curry, kari kental merah dengan isi daging sapi atau ayam dengan terung, buncis, dan kentang. Bila menyukai tantangan, silakan cicipi camilan serangga seperti semut merah, jangkrik, dan kalajengking yang dijual bebas di jalan.

3. Sejarah
Masa lalu yang kelam malah menghadirkan daya tarik tersendiri di Kamboja. Guna memudahkan penelusuran sejarah, sewa pemandu bersertifikat yang banyak menawarkan jasanya via hotel. Salah satu obyek wisata yang tak boleh dilewatkan adalah Landmine Museum yang didirikan oleh bekas serdadu cilik yang orang tuanya dibantai oleh Khmer Merah. Guna melihat kehidupan asli penduduk Kamboja, kunjungi Danau Tonle Sap untuk bertemu para nelayan yang tinggal di kampung terapung.

4. Budaya
Banyak festival tradisional diadakan di Kamboja, salah satu yang paling populer adalah Water Festival. Biasanya jatuh di bulan November, ini adalah festival parade dan balap perahu tradisional Kamboja. Perahu-perahu indah tersebut biasanya disiapkan enam bulan sebelum pertandingan. Selain festival, hal yang menarik lainnya adalah mengunjungi pagoda yang tersebar di seluruh penjuru kota. Di sini, Anda bisa melihat kehidupan para biksu Buddha sehari-hari.

5. Biaya murah
Sudah bukan rahasia lagi bila biaya hidup di Kamboja sangat murah. Makanan, transportasi, dan akomodasi bisa didapat dengan harga terjangkau. Tuk tuk, misalnya, bisa disewa seharga $7-$10 per hari untuk mengantar Anda menjelajah obyek wisata. Makan di restoran umum biasanya hanya menghabiskan kurang dari $10 per orang.

Kami menyediakan voucher menginap gratis di resor bintang lima Anantara Angkor Resort & Spa yang lokasinya berdekatan dengan kompleks Candi Angkor. Cara mendapatkannya, klik di sini.



Comments

Related Posts

5328 Views

Book your hotel

Book your flight