4 Hotel Langganan Selebriti

Empat penginapan bersejarah di Lucerne yang berhasil mengombinasikan keglamoran masa silam dan kemewahan masa kini.

Aula bersejarah Zeugheer Ballroom, tempat B.B. King menggelar konser dadakan pada 2002.

Hotel Schweizerhof
Schweizerhof adalah nama pasaran di Swiss. Artinya kurang lebih “gedung Swiss.” Tapi Hotel Schweizerhof Lucerne sejatinya jauh dari kesan pasaran. Hotel bersejarah ini dibuka pada 1845, menjadikannya salah satu hotel tertua di seantero negeri. Membuka buku tamunya, kita akan menemukan nama-nama kondang sekaliber Ratu Elizabeth II dan Lewis Hamilton.

Sejak hari pertama beroperasi, hotel butik independen ini terus dikelola oleh klan pemilik yang sama. Sekarang, Schweizerhof berada di bawah kendali generasi kelima: dua bersaudara Patrick dan Michael Hauser. Dalam banyak hal, wujud hotel ini juga tak banyak berubah. Bangunannya berstatus cagar budaya, karena itu pihak pemilik diwajibkan merawat keasliannya. “Ada sebidang kaca yang retak di ballroom, dan kami hingga kini belum bisa memperbaikinya karena belum menemukan kaca pengganti yang persis sama,” ujar staf hotel.

Schweizerhof berlokasi hanya beberapa langkah dari Danau Lucerne. Hotel berbentuk puri ini menaungi 101 kamar, ditambah beragam fasilitas seperti ruang sauna, spa, dua restoran, serta sebuah ballroom yang rutin dipakai untuk konser musik klasik.

Ada banyak cerita menarik yang terpatri di hampir setiap sudut hotel ini. Pada 1859 misalnya, komponis Richard Wagner mengusik tidur tamu lain saat menyelesaikan Tristan und Isolde di kamarnya. Pada 1897, penulis Mark Twain menginap di sini dan menghabiskan mayoritas waktunya dengan berbaring. Salah satu kisah yang paling berkesan terjadi pada 2002 saat B.B. King membuat heboh dengan menggelar konser dadakan di Zeugheer Ballroom.

Memori seputar tamu-tamu kondang itu tak cuma diabadikan dalam arsip dan brosur. Hampir seluruh kamar di Schweizerhof dinamai sesuai nama selebriti yang pernah menghuninya, beberapa bahkan didesain sesuai citra mantan tamunya, salah satunya kamar nomor 027 yang mengusung tema James Bond lantaran sempat ditinggali oleh aktor Roger Moore. Schweizerhofquai, 6002 Lucerne; 41-41/4100-410; schweizerhof-luzern.ch; mulai dari Rp3.600.000.

Cable car yang membawa tamu menuju Burgenstock, sekitar 500 meter di atas Danau Lucerne.

Burgenstock Hotels & Resort
Pamor hotel ini melambung lantaran pernah didatangi begitu banyak selebriti. Sophia Loren, bintang film era 1950-an, berulang kali menyepi di sini, menikmati vakansi tanpa paparazzi. Vila yang ditinggalinya telah disulap menjadi restoran yang menyuguhkan kuliner Asia. Aktris masyhur lainnya, Audrey Hepburn, menikah di sini. Kapel yang dipakainya masih dirawat dan bisa disewa oleh tamu yang ingin mengikat janji suci. Sosialita dunia yang juga pernah menetap di Burgenstock antara lain aktor Sean Connery, Presiden Amerika Jimmy Carter, serta Perdana Menteri India Indira Gandhi.

Burgenstock awalnya hanya menampung sebuah hotel. Pada 2008, kompleks yang ditempatinya dipugar dan diperbesar bermodalkan anggaran kolosal Rp6,6 triliun dari Katara Hospitality, grup properti asal Qatar yang juga memiliki hotel-hotel bersejarah lain seperti Peninsula Paris dan Raffles Singapore. Pada 28 Agustus 2017, megaproyek tersebut rampung dan Burgenstock pun terlahir kembali dengan status baru: resor terintegrasi terbesar di Lucerne.

Satu dari tiga lapangan tenis di kompleks Burgenstock Hotels & Resort, resor terintegrasi terbesar di Lucerne yang diresmikan pada 2017.

Di lahan yang membentang sepanjang dua kilometer, Burgenstock Hotels & Resort kini menampung total empat hotel: Burgenstock Hotel, Palace Hotel, Waldhotel, dan Taverne 1879. Semuanya bertengger di bukit yang menjulang sekitar 500 meter di atas Danau Lucerne. Cocok untuk tamu keluarga dan grup tur, properti ini menawarkan beragam fasilitas, antara lain spa yang ditanam di perut bukit, bioskop, aula pertemuan berdesain kantilever, dua playground anak-anak, serta tiga lapangan tenis. Di pojok timur resor terdapat padang golf sembilan lubang. Melongok ke halaman belakang resor, kita akan menemukan sentra produksi susu yang memasok kebutuhan 12 gerai F&B, salah satunya RitzCoffier yang dikepalai oleh koki selebriti Marc Haeberlin. Burgenstock, Obbürgen; 41-41/6126-000; buergenstock.ch; Palace Hotel mulai dari Rp3.200.000; Burgenstock Hotel mulai dari Rp7.000.000.

PANDUAN
Rute

Lucerne, canton (negara bagian) di tengah Swiss, bisa dijangkau dengan menaiki kereta selama sejam dari Zurich. Penerbangan ke Zurich telah dilayani oleh banyak maskapai dari banyak kota, salah satunya Swiss Air (swiss.com) via Singapura. Untuk wisata yang lebih praktis di Swiss, manfaatkan Swiss Travel Pass (sbb.ch), semacam tiket terusan yang mencakup bus, kereta, trem, feri, serta akses gratis atau diskon tiket ke sekitar 500 museum dan atraksi wisata.

Informasi
Dijuluki “mini Swiss,” Negara Bagian Lucerne menawarkan nyaris segala hal yang dicari pelancong di Swiss, sebut saja danau, gunung, ski, gondola, serta butik cokelat dan arloji. Ibu kotanya, yang juga bernama Lucerne, dijuluki Kota Festival. Pergelaran terbesar di sini, Lucerne Festival (lucernefestival.ch), bergulir tiga kali per tahun: musim semi, musim panas, dan November. Untuk informasi lain seputar objek wisata, cuaca, dan jadwal acara di sini, kunjungi situs resmi Tourist Information Lucerne (luzern.com) atau Switzerland Tourism (myswitzerland.com).

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi April/Juni 2018 (“Puri Selebriti”).

Comments