4 Hal Menarik di Denmark Versi DJ Martin Jensen

Martin Jensen, DJ pendatang baru asal Denmark yang tengah naik daun.

Jika Melbourne sudah langganan menjadi kota paling layak huni dan Singapura didapuk menjadi kota termahal, maka Denmark adalah negara dengan penduduk paling bahagia di dunia. Dalam World Happiness Report yang dikeluarkan oleh PBB tiap tahun, negara Skandinavia ini tercatat menduduki posisi puncak pada 2013, 2014, dan 2016. Tak mengherankan bila negara ini cukup menggoda untuk dikunjungi.

Jika Anda berencana untuk berlibur ke negara tersebut, kami meminta Martin Jensen, DJ asal Denmark yang namanya tengah mendunia, untuk merekomendasikan empat hal yang wajib dicoba di Denmark tahun ini. Kepada Yohanes Sandy, dia membeberkan jawabannya.

Kafe di tepi kanal di Kopenhagen. (Foto: Visit Denmark/Daniel Rasmussen)

Jelajah Kopenhagen
Ibu Kota Denmark ini terkenal sebagai sarang restoran-restoran terbaik di dunia. Menurut situs visitcopenhagen.com, kota ini memiliki 15 restoran berbintang Michelin dengan total bintang mencapai 18 buah. “Restoran favorit saya di antaranya Mash, KÖD, PS Bar, dan Yoyo Burger,” ujar Martin. Mumpung di Kopenhagen, DJ yang lagunya hit-nya Solo Dance sering diputar di radio-radio Nusantara ini, juga menyarankan untuk mampir ke distrik Christianshavn untuk menikmati kuliner dan pemandangan kota dari tepi kanal. Bagi yang menyukai gedung-gedung berarsitektur lawas, Martin menyarankan untuk mampir Nyhavn yang penuh dengan bangunan bersejarah. “Sedangkan untuk mereka yang suka belanja, jangan lewatkan kawasan Strøget yang terletak di pusat kota Kopenhagen,” pungkasnya.

Suasana Smukfest, festival musik terpopuler di Denmark. (Foto: Smukfest/Kasper Hornbæk)

Berpesta di Smukfest
Jika di Amerika Serikat ada Woodstock dan di Inggris ada Glastonbury, maka Denmark punya Smukfest sebagai festival musik paling ditunggu. “Suasananya sangat menyenangkan,” ujar Martin. “Setiap kali tampil di sana, sambutannya sangat meriah dan penontonnya seru!” Menurut pria dengan tiga juta pengikut di media sosial tersebut, festival musik ini merupakan salah satu yang wajib didatangi, paling tidak sekali seumur hidup. Tahun ini, Smukfest digelar pada 8-12 Agustus 2018.

Deretan kabin di pantai di Løkken, kota di tepi North Sea. (Foto: Visit Denmark/Mette Johnsen)

Belajar sejarah di Vesterhavet
Seperti Normandy di Prancis, Denmark juga mempunyai situs penting dalam Perang Dunia II dan kawasan Vesterhavet (North Sea) adalah tempat paling ideal untuk menyelami sejarahnya. “Lokasinya di pesisir barat Jutland. Tempat ini terkenal akan koleksi bunker bersejarah yang digunakan semasa Perang Dunia II,” ucap Martin yang pernah menggelar konser di Jakarta dan Bali ini. Selain napak tilas Perang Dunia II, di kawasan ini turis juga dapat menyaksikan panorama alam yang memikat mulai dari pantai panjang hingga perbukitan.

Pemandangan musim dingin di Tivoli yang meriah. (Foto: Visit Denmark/Kim Wyon)

Musim dingin di Tivoli
Selayaknya liburan di negara empat musim, musim dingin merupakan salah satu periode menarik. Martin mengungkapkan, salah satu kota di Denmark yang kerap bertransformasi menjadi destinasi wisata meriah di kala musim dingin adalah Tivoli. “Saat menjelang Natal, mereka memasang lampu-lampu indah di setiap sudut. Selain itu, pasar Natalnya juga menyenangkan untuk dikunjungi,” pungkasnya.



Comments

Related Posts

1195 Views

Book your hotel

Book your flight