4 Fakta Terbaru Bandara Kertajati

interior bandara kertajatiTampak beberapa instalasi berdesain menarik di dalam Bandara Kertajati.

Sejak pertama kali beroperasi Mei silam, Bandara Internasional Kertajati dirancang agar dapat melayani sebagian besar wilayah Jawa Barat dan mengurangi kepadatan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

Berlokasi di Kabupaten Majalengka, kira-kira 68 kilometer di timur Bandung, bandara kedua terbesar di Indonesia—berdasarkan luas—setelah Soetta ini memiliki kapasitas total hingga 29 juta penumpang tiap tahunnya. Beragam fasilitas dan layanan juga telah disematkan secara bertahap. Meskipun sampai saat ini baru maskapai Citilink yang resmi terbang dari dan ke Bandara Kertajati, namun belakangan, bandara tersebut kian ramai dibicarakan. Simak beberapa fakta terbarunya.

Penerbangan Husein Sastranegara sebagian dialihkan ke Kertajati
Awal Oktober 2018, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa dalam beberapa bulan lagi, sebagian layanan penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bandung akan dipindahkan secara bertahap ke Bandara Kertajati di Majalengka. Hal itu dilakukan karena Bandara Husein Sastranegara sudah mencapai batas kapasitas maksimum untuk penerbangan komersial. Namun, pengalihan penerbangan baru dapat dilaksanakan setelah Tol Cisumdawu (Cileunyi Sumedang Dawuan) rampung demi memudahkan koneksi Bandung-Majalengka.

Kertajati resmi layani penerbangan umrah
Pada 13 Oktober 2018, bandara ini siap layani penerbangan umrah perdana dengan maskapai Lion Air Boeing 737-900 Max. Pihak bandara mengaku telah menyiapkan segala sesuatu terkait rute Kertajati-Madinah tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan simulasi pelayanan internasional perdana ke Madinah dengan transit satu kali di India. Rute ini akan memudahkan jemaah yang berasal dari Purwokerto, Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) menuju bandara.

Perpanjangan landasan pacu
Landasan pacu tunggal Bandara Kertajati yang mulanya sepanjang 2.500 meter akan ditambah hingga 3.000 meter. Diharapkan proyek tersebut bakal rampung pada Desember 2018 agar dapat memudahkan pesawat-pesawat berbadan besar untuk masuk ke bandara.

Baca juga: Babak Baru Industri Kreatif BandungMenembus Sisi Gelap TasikmalayaPanduan Wisata di Pulau Jawa

Maskapai asing mulai jajaki Kertajati
Dua maskapai asal Kamboja yakni JC International Airlines dan Sky Angkor Airlines resmi mengumumkan rencana mereka untuk buka rute baru ke Bandara Kertajati. Menurut Hilman Zaidan selaku Quality Assurance Director Sky Angkor Airlines, Jawa Barat memiliki potensi wisata yang menarik, mulai dari wisata alam, belanja, hingga kuliner. Selain itu, rute ini diharapkan juga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, guna mendukung pariwisata nasional.

Informasi selengkapnya, kunjungi bijb.co.id.

Comments