160 Tahun Singapore Botanic Gardens

Oleh Yohanes Sandy
Video oleh Gery Habir

Singapore Botanical Gardens (SBG) memiliki tempat spesial di hati warga Singapura. Kebun raya tersebut seolah menjadi bagian integral dari warga negara tetangga tersebut. “Saat kecil, kami ke sini untuk belajar tentang tumbuhan. Setelah dewasa, rekreasi pun di sini. Kami seolah tak bisa lepas dari kebun raya ini,” ujar seorang staf yang saya temui September 2018.

SBG resmi berdiri pada 1859, namun sejarah awal mulanya dapat dilacak pada 1822 saat Stamford Raffles mengajukan alokasi lahan seluas 19 hektare untuk kebun raya di lokasi yang kini dikenal sebagai Fort Canning Hill. Sejak saat itu, luasnya terus bertambah hingga 82 hektare seperti saat ini.

singapore botanic gardens, kebun raya bogor
Singapore Botanic Gardens ramai dikunjungi warga, terutama di akhir pekan. (Foto: Yohanes Sandy)

Koleksinya pun semakin banyak. Menurut data yang dirilis oleh pemerintah Singapura pada 2014, SBG menaungi 36.400 tanaman, 6.544 spesies, dan 44 pohon langka—beberapa di antaranya berusia ratusan tahun.

Baca juga: 71 Rekomendasi Tempat Makan di Singapura; Magnet Hutan Kota Terbaik di Asia

Dibandingkan dengan Kebun Raya Bogor (yang juga digagas oleh Stamford Raffles), SBG yang usianya 42 tahun lebih muda memiliki reputasinya jauh lebih gemilang. Pada 2015, kebun raya ini dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia, bersanding dengan Royal Botanic Garden di Inggris dan Orto Botanico di Italia sebagai tiga kebun raya yang ada di daftar tersebut.

singapore botanic gardens, kebun raya bogor
Salah satu sudut Ethnobotany Garden dengan latar rumah kuno yang diubah menjadi ruang museum. (Foto: Singapore Botanic Garden)

Januari 2019, SBG merayakan hari jadinya yang ke-160. Turis juga punya alasan baru untuk mengunjunginya. Awal 2018, kebun raya ini meluncurkan fasilitas baru, yakni Ethnobotany Gardens. Menurut Lai Simin, Senior Manager of Horticulture and Operations, Ethnobotany Gardens dibangun untuk menampung tanaman-tanaman yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Asia Tenggara. Koleksinya cukup variatif mulai dari pohon karet hingga tanaman obat-obatan.

singapore botanic gardens, kebun raya bogor
Sungai dan kolam buatan yang akan ada di zona baru. (Foto: National Parks Board)

Merayakan hari jadinya yang ke-160, National Parks Board sebagai departemen yang menaungi Singapore Botanic Gardens telah menyiapkan zona baru seluas delapan hektare yang menduduki area di dekat Jalan Farrer dan Jalan Holland. Zona tersebut rencananya akan menaungi tanaman-tanaman tropis asli dari berbagai belahan dunia. Misi ini sejalan dengan status SBG sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Tak hanya itu, zona ini juga akan dilengkapi dengan taman bermain, sungai buatan, dan dua gedung konservasi.

Comments